Oke
dari TIHTC kami diajak keliling ke National Palace Museum, kemudian ke Taipei
Zoo di sini kebun binatangnya luas banget, oya kita bisa naik Gondola dan ada
si Panda juga di sini, kemudian kami di ajak juga ke Yehliu Geopark,
North-Coast Scenic Area terakhir Pineapple Cake Factory sekalian belajar bikin
kue juga. Kami hanya melewati menara 101 saja selama di sini, padahal Ms.Kelly
yang ketemu di pesawat itu bekerja di sana (liat postingan sebelumnya). Tapi
karena jadwal lumayan sibuk jadilah kami tidak bisa kesana.
Oke
next, perjalanan mandiri kami ke beberapa ikon wisata di kota Taipei seperti
Xinzhuang Sport Center karena jaraknya yang paling dekat dengan Dorm, kemudian
kami ke Daan Park menggunakan MRT yang bikin radak pusing saking cepatnya
(maklum kebiasaan naik becak hehe). Tujuan kami ke Daan Park sebenarnya juga
untuk mencari masjid raya di sana, akan tetapi setelah muter – muter tidak
tentu arah akhirnya kami memutuskan untuk balik.Setelah itu ke Xianse Temple, kemudian jalan – jalan pula ke beberapa pusat perbelanjaan seperti Shilin dan Ximen Night Market dan jangan lupa akhir pekan ke pasar malam underground TMS (Taipei Main Station) karena banyak orang Indonesia kumpul di sana. Nah pulang dari Shilin Night Market ini lha kami sempat nyasar karena salah tenkan bel bus. Cukup sulit untuk mengetahui keberadaan kita karena rata – rata setiap gedung menggunakan huruf mandarin dan orang – orang sana kebanyakan tidak terlalu mengerti bahasa Inggris. Kami memutuskan untuk memasuki toko 7Eleven seperti Indomart kalau di Indonesia dan ternyata pelayannya pun tidak mnegerti ketika kami mengatakan dan menuliskan Taipei Hospital. Waktu itu kami sempat berpikir kenapa tidak menggunakan kartu yang sekalian mempunyai paket data yah. Kartu biasa yang kami beli pun ternyata isinya habis jadi kami tidak bisa menelpon bagian TIHTC. Di sini kami merasa seharusnya merencanakan perjalanan dengan sebaik mungkin ketika di sini.
In
short, untungnya walaupun tidak mengerti bahasa Inggris pelayan toko tersebut
baik untuk memanggilkan kami polisi dan untungnya si polisi bisa berbahasa
Inggris dan mengantarkan kami ke Rumah sakit yang ternyata jaraknya sekitar 3
blok dari tempat kami tadi. Haha
Sekilas
begitulah sedikit perjalanan kami di Taiwan selama empat minggu full. Oya di
bulan Agustus musim panas sedang menyelimuti Taiwan dari saat perjalanan
tersebut kami pernah melakukan perjalanan saat suhu kurang lebih 37’C yang
membuat kami tambah gosong. Tapi kalau takut matahari terus kapan bisa
menikmati perjalanannya bukan?
Next
kami pun pulang dengan melewati jalur yang sama dan sejuta kisah yang ada.
Welcome to Indonesia, kami punya banyak PR untuk dikerjakan bersama membangunmu
lebih baik lagi.

Desiii.. waaaaa seruu yaa... jadi kangen sama taiwan laagii.. hihi
BalasHapusThx yaa desii.. aku jadi bisa me recall ingatanku lagi hehe (baru mau mengabadikan pngalaman ksna stelah skian taon lamanya..hikz) hehe gak apa2 deh.. aku ksana taun 2013 bareng sama Tiara..
Eh masih inget aku nggak ya kamu hihi..
Ingeeettttt dong, walaupun ngga satu kelas pas kuliah dulu.. Eh maaf baru mau aktif ngeblog lagi nih 😅 semoga sehat selalu..
HapusIngeeettttt dong, walaupun ngga satu kelas pas kuliah dulu.. Eh maaf baru mau aktif ngeblog lagi nih 😅 semoga sehat selalu..
Hapus