Oke, janji untuk mengulas mengenai kegiatan di Taiwan
saya coba bayar dengan tulisan ini setelah hampir 1 tahun mangkrak yang membuat
blog ini memiliki banyak sekali sarang laba - laba di setiap sisi sehingga
harus dibersihkan dulu 😋
Setelah melakukan perjalanan
dari Bandara International Adi Sucipto Yogyakarta, kemudian dilanjutkan dua jam
jam perjalanan ke Malaysia dan transit di sana kurang lebih dua jam pula dan
kembali melakukan perjalanan selama lima jam dari bandara KL 2 menuju Tawan.
Akhirnya sampailah kami di dorm Taipei International Hospital. Ini dia ulasan
lengkapnya:
Saat
melakukan check in di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta semua aman, nah waktu
melewati pemeriksaan kedua disini kami merasa sedihh .... sekedar saran, kalau
kalian membawa sambel terasi dan makanan lainnya untuk bertahan hidup karena
lidah Indonesia itu unik, taruh makanan – makanan tersebut dibagasi saja ya
jangan bawa ke kabin. Soalnya makanan yang dibawa melalui kabin akan disita
sedangkan di bagasi aman karena tidak ada security check di bagian
keimigrasian. Berikut photo sambel terasi punya salah satu personil yang di
sita petugas. Photo ini kami ambil ketika hati tidak ingin berpisah dari si
sambel *Kami belum tahu kalau di daerah tujuan ada warung Indo siih 😅
Oke
biarkan yang berlalu tetap berlalu. Kali ini setelah perjalanan 2 jam kami
akhirnya sampai di bandara Kuala Lumpur 2, dan kalian tahu tempat waiting room nya lumayan jauh juga dari
tempat kita mendarat. Hoho bandaranya besar guys!
Tapi tidak usah khawatir, banyak penjaga yang bisa ditanyai kok. Bahasanya
cukup belajar dengan nonton film Upin Ipin saja. Nah di sini kami akhirnya
bertemu dengan salah seorang mahasiswa S2 di NTUN, Taiwan. Namanya mbak Indah.
Di sini kami mendapatkan beberapa wejengan cari beasiswa dan bertahan hidup di
Taiwan. Oya tak lupa kami narsis dikit dong dan mbak Indah yang pakai kerudung
merah yaa..
Di atas pesawat kalau duduk bersebalahan
dengan orang baru jangan lupa disapa. Ramah tamah Indonesia tetap dijaga.
Perjalananya 5 jam cukup menyenangkan karena kami bisa berkenalan dengan salah
satu orang Taiwan. Di sini kami dapat wejengan lagi tentang kehidupan Taiwan.
Thanks ms. Kelly for the hospitality^^
Teng
tong.. waktu menunjukan 11.45 dan kami sudah tiba di Taiwan. Pemeriksaan
kedatangan tidak seseram yang diceritakan, cukup perlihatkan pasport dan
komunikasi dengan orang yang menanyai kita. 5 menitt,, beres selesai semua.
Yang penting tetap elegan dan percaya diri saja^^ Kalau bingung? Tetap percaya
diri juga okeh!
Dan
akhirnya kami dijemput oleh salah satu staff TIHTC diluar dia sudah sumringah
melihat kami. Wajah – wajah letih karena perjalanan yang cukup lama. Di bandara
kami langsung diajak ke tempat beli kartu hp. Sekedar persiapan, kalau kalian
ingin kartu yang hanya untuk telpon dan sms siapkan 300 NTD kalau mau sekalian
paket internet beli 800NTD. Kami waktu itu membeli yang 300NTD karena di dorm
sudah ada internet. Dan goooo.....
Welcome to dormitory, Tak usah khawatir di buku panduan dari TIHTC sudah
lengkap semua tentang dorm dan gambaran transportasi di Taiwan. Waktu sampai di
sana satu set perlengkapan mandi suadh disiapkan. Sudah ada mesin cuci dan
dapur sama rice cookernya, so dont worry! Di kamar sudah ada AC, dan semua
lengkap termasuk selimut dan yang terpenting satu set Komputer yang tersambung
dengan internet. Wow bukann...
Next,akan ada sedikit cerita tentang
pengalaman pelatihan kami di 2 Rumah sakit dan cerita jalan – jalan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar