Bagi yang merasa makanan jepang agak - agak
menguras kantong, saya ada saran bagus buat kalian yang berdomisili di Lombok, khususnya daerah seputaran Mataram. Tepatnya di depan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB. Ada warung jepang kecil bernama Sushi-Men! Harganya berkisar dari 6K - 22K. Setidaknya cukup murah untuk kantong mahasiswa.
menguras kantong, saya ada saran bagus buat kalian yang berdomisili di Lombok, khususnya daerah seputaran Mataram. Tepatnya di depan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB. Ada warung jepang kecil bernama Sushi-Men! Harganya berkisar dari 6K - 22K. Setidaknya cukup murah untuk kantong mahasiswa.
Waktu itu saya dan teman memilih 3 variasi menu. Takoyaki, Teryaki Sauce, dan tentu saja si Sushi bersama 2 buah gelas besar Orange Juice. Dan karena lidah kami sudah terbiasa memakan semua jenis makanan (baca: Rakus/ suka Kalap). Kami nyatakan makanan ini enaaakkk.
Walaupun mungkin orang sudah terbiasa dengan makanan lokal merasa agak aneh ketika baru pertama mencicipi, tapi menurut saya makanan ini patut dicoba, dan lumayan dengan makan banyak seperti itu tidak menguras banyak 'patimura' dari kantong hehe.
Untuk menambah pengalaman tidak ada salahnya buat kita untuk mencoba hal yang baru. Seperti belajar menggunakan sumpit hihi. Bagi yang tak bisa menggunakan sumpit, Saya punya ide menarik buat kalian ketika mencoba sushi. cukup gunakan 1 sumpit dan tancepkan langsung ke badan Sushi. hehe
Ada kabar lain yang menarik juga bagi yang mau mengurangi berat badan, di beberapa artikel ada namanya diet sumpit. Dengan memakan menggunakan sumpit biasanya makanan yang bisa diambil sedikit (contohnya nasi) dan cepat memberikan efek cepat kenyang. So, mungkin itu yang buat banyak orang jepang memiliki tubuh yang ideal (menurut orang yang ingin langsing, hehehe). But for me, hal tersebut tidak menguras kekalapan penulis kalau sudah berada di depan hidangan yang maknyooss.
Menambah wawasan, menambah berbagai rasa pelangi di dalam mulut. Why not? yang penting HALAL ^_^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar