Kali
ini saya dan suami berkesempatan untuk jalan – jalan ke salah satu kota di
Australia, yaitu Melbourne.
Melbourne
dan Adelaide sama – sama state yang
menjadi lima besar dunia kota liveble.
Untuk yang menyukai keramaian mungkin Melbourne lebih menarik, sedangkan yang
suka tempat sepi tapi tetap indah, Adelaide adalah rumah yang nyaman.
Oke,
perjalanan kali ini kami sudah prepare
jauh hari sebelumnya (hasil menabung dan konsultasi ke dokter). Tadinya kami
akan berangkat akhir Juli 2017 kemarin, akan tetapi karena sesuatu dan lain hal
akhirnya kami bisa berangkat di awal agustus.
Mengapa
Melbourne menjadi destinasi kami? karena pada bulan Juni sampai September salju
(yang merupakan musim langka untuk orang tropis) turun di salah satu gunung di
sini. Ya, untuk mendapatkan view winter yang menarik, bulan – bulan tadi adalah
bulan yang pas terutama akhir juli dan awal agustus yang katanya sebagai puncak
turunnya salju.
Karena
kehamilan menginjak enam mau ke tujuh bulan (ditambah si calon bapak sangat aware dengan kondisi kami hehe) jadilah
kami terbang dari Adelaide menuju Melbourne. Perjalanan memakan waktu 1 jam
lebih. Oya, kalau ada yang ingin berpergian dari Adelaide ke Melbourne bisa
juga menggunakan bus, biayanya kurang lebih $50 AUD. Untuk pesawat bisa
mendapatkan harga yang kurang lebih sama juga jika beruntung dapat promo (Promo
inshaAllah selalu ada kok saat liburan hehe). Untuk pilihan lainnya bisa
menyewa mobil dan patungan dengan teman – teman yang lain.
Kebiasaan
sebelum berpergian, saya akan menentukan terlebih dahulu transportasi dan
destinasi wisata yang akan dituju. Dari sana saya tahu kalau ada beberapa
alternatif pilihan yang bisa kita gunakan.
Ketika
sampai di Bandara Tullamarine, Melbourne. Biasanya petugas akan mengarahkan kita
menggunakan bus express yang langsung
menuju kota, jaraknya kurang lebih 23km. Biaya per orang dewasa $18 AUD. Tapi
kalau mau mengirit biaya dengan menggunakan transportasi perpaduan Bus dan
kereta adalah pilihannya, kita bisa menggunakan Myki Card dan membeli di mesinnya langsung kemudian berjalan ke arah kanan dari tempat keluar, di
sana ada bus station (Bus dan kereta hanya kena biaya kurang lebih $6,20 AUD,
Myki Card harganya $6 AUD).
Bus
yang kita gunakan 901 (Frankston) di bus stop 17. Tenang saja, sudah jelas
terpampang di papan. Oya, untuk mesin Myki ini tempatnya agak sedikit
tersembunyi yah, hehe jadi harus jeli untuk melihatnya. Kalau bertanya ke
petugas biasanya akan tetap mengarahkan ke bus ekspres tadi tapi sebaiknya
membeli Myki saja, sebab kartu tersebut yang akan sering kita gunakan di sana.
Beruntungnya
kami, waktu itu bertemu dengan salah satu saudara muslim kita yang berasal dari
Ethiopia dan mengarahkan jalan untuk membeli Myki, beliau menanyakan berapa
lama kami di Melbourne dan menyarankan mengisi Myki cukup $20 AUD untuk tiga hari
perjalanan kami. Beliau waktu itu memperkenalkan nama yang cukup sulit untuk
dilafalkan, akan tetapi beliau hanya
ingin dipanggil Abu oleh kami. Thank you
so much Abu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar