Senin, 17 Juli 2017

Ngebolang bareng si Halal




Oke setelah tanggal 8 Desember kami menggenap kali ini saya mulai mengajak si Halal jalan – jalan. Actually, basic kami ternyata sama – sama anak rumahan. Sebelumnya ketika liburan setelah pembagian raport Bapak pasti akan mengajak saya berkeliling Lombok dan beliau pun sering mengajak bersilaturahim dengan teman – temannya baik dengan mamak atau hanya kami berdua. (*hehe Kencan sama Bapak). Waktu kuliah pun agenda seperti mengunjungi pantai atau subuh buta bertandang ke pasar ikan Tanjung Luar Lombok Timur pun menjadi rutinitas. Selain itu ada juga beberapa agenda dengan sahabat – sahabat masa SMA atau pun saudari – saudari baru.

Tapi kali ini sudah mulai spesial, si Halal mau tidak mau harus menjadi partner ngebolang baru. *Dengan sedikit paksaan juga si haha... Oke beberapa daerah wisata kami sambangi. Ada yg pure berdua dan ada pula yang bersama teman baik dari suami maupun saya (saling memperkenalkan teman ceritanya).

Kata orang sifat asli seseorang akan kelihatan saat travelling, jadi di perjalanan itulah salah satu cara untuk kita bisa melihat bagaimana karakter teman kita sebenarnya. Yang sabar, cerewet, pengertian bahkan orang yang suka menang sendiri atau sering berpura – pura pun akan terlihat di sana. Dan beruntungnya si Halal masuk kategori yang pengertian pake bangeettttt.

Oke perjalanan pertama kami setelah tanggal 17 desember (resepsi pernikahan) adalah Pantai Kaliantan. Pantai yang sangat indah dan terkenal dengan budidaya Rumput Laut alias Geranggang. Dulu pernah dengan Bapak kesana membeli Rumput Laut untuk di urap, beli hanya beberapa ribu dapat satu tas keresek besar. Kali ini, saya bersama si Halal dan salah seorang teman suami serta keluarganya dari Jakarta. Seperti biasa pasti hanya kami pengunjungnya saat itu, jadi terasa seperti pantai pribadi hehe. Pantai ini dekat dengan Pantai Cemara. Selain itu ada juga pantai Pink, Pantai Surga, Pantai Sungkun dll sekitar sana. Perlu diketahui semuanya adalah pantai pasir putih, kecuali yang Pink ada campuran butir – butir pink di pasirnya.

Next, kita lanjut ke salah satu desa wisata di Lombok Tengah, Desa Sade. Di sini sempat melakukan ‘pencitraan’ menenun kain khas Lombok yang konon untuk para gadis di desa itu harus bisa menenun dulu baru bisa menikah. Jadi berbeda dengan saya, yang menikah dulu baru belajar menenun.

Selanjutnya kita menjurus ke Pantai Kuta Lombok, sempat makan di sana dan kembali membuat sebuah memori. Memori yang akan selalu terkenang, karena bersama orang tersayang.

Perjalanan ke dua bersama teman – teman SMA saya. Tujuannya adalah daerah yang belum pernah saya datangi yaitu, Bukit Merese. Akan tetapi karena waktu yang berbeda jadilah kami hanya bertemu dengan teman saya pas mau pulang saja. So, itu benar – benar perjalanan berdua kami 😌😊😋

Time will fly so fast. Don’t forget to make a beautiful memory for your life with the best person. D R





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Coming Soon #2

MaternityShoot #2 Menjadi seorang ibu itu memang tidak pernah main – main. Perlu pemikiran yang luas, perlu kelapangan hati dan ...