Oke setelah tanggal 8 Desember kami
menggenap kali ini saya mulai mengajak si Halal jalan – jalan. Actually, basic
kami ternyata sama – sama anak rumahan. Sebelumnya ketika liburan setelah
pembagian raport Bapak pasti akan mengajak saya berkeliling Lombok dan beliau
pun sering mengajak bersilaturahim dengan teman – temannya baik dengan mamak
atau hanya kami berdua. (*hehe Kencan sama Bapak). Waktu kuliah pun agenda
seperti mengunjungi pantai atau subuh buta bertandang ke pasar ikan Tanjung
Luar Lombok Timur pun menjadi rutinitas. Selain itu ada juga beberapa agenda
dengan sahabat – sahabat masa SMA atau pun saudari – saudari baru.
Tapi kali ini sudah mulai spesial, si
Halal mau tidak mau harus menjadi partner ngebolang baru. *Dengan sedikit
paksaan juga si haha... Oke beberapa daerah wisata kami sambangi. Ada yg pure
berdua dan ada pula yang bersama teman baik dari suami maupun saya (saling memperkenalkan
teman ceritanya).
Kata orang sifat asli seseorang akan
kelihatan saat travelling, jadi di perjalanan itulah salah satu cara untuk kita
bisa melihat bagaimana karakter teman kita sebenarnya. Yang sabar, cerewet,
pengertian bahkan orang yang suka menang sendiri atau sering berpura – pura pun
akan terlihat di sana. Dan beruntungnya si Halal masuk kategori yang pengertian
pake bangeettttt.
Oke perjalanan pertama kami setelah
tanggal 17 desember (resepsi pernikahan) adalah Pantai Kaliantan. Pantai yang
sangat indah dan terkenal dengan budidaya Rumput Laut alias Geranggang. Dulu
pernah dengan Bapak kesana membeli Rumput Laut untuk di urap, beli hanya
beberapa ribu dapat satu tas keresek besar. Kali ini, saya bersama si Halal dan
salah seorang teman suami serta keluarganya dari Jakarta. Seperti biasa pasti
hanya kami pengunjungnya saat itu, jadi terasa seperti pantai pribadi hehe.
Pantai ini dekat dengan Pantai Cemara. Selain itu ada juga pantai Pink, Pantai
Surga, Pantai Sungkun dll sekitar sana. Perlu diketahui semuanya adalah pantai
pasir putih, kecuali yang Pink ada campuran butir – butir pink di pasirnya.
Next, kita lanjut ke salah satu desa
wisata di Lombok Tengah, Desa Sade. Di sini sempat melakukan ‘pencitraan’
menenun kain khas Lombok yang konon untuk para gadis di desa itu harus bisa menenun
dulu baru bisa menikah. Jadi berbeda dengan saya, yang menikah dulu baru
belajar menenun.
Selanjutnya kita menjurus ke Pantai Kuta
Lombok, sempat makan di sana dan kembali membuat sebuah memori. Memori yang
akan selalu terkenang, karena bersama orang tersayang.
Perjalanan ke dua bersama teman – teman
SMA saya. Tujuannya adalah daerah yang belum pernah saya datangi yaitu, Bukit
Merese. Akan tetapi karena waktu yang berbeda jadilah kami hanya bertemu dengan
teman saya pas mau pulang saja. So, itu benar – benar perjalanan berdua kami 😌😊😋
Time will fly so fast. Don’t forget to
make a beautiful memory for your life with the best person. D R


Tidak ada komentar:
Posting Komentar