Rabu, 29 Juli 2015

"On Vacation" Part 1 : Gili Nanggu, Paradise of the World



Haloo... lama tak sapa kawan semua. Setelah lebaran kemarin, saya habis – habisan menari di tempat wisata di Lombok, sebelum agustus ini harus terbang lagi ke kota pendidikan. Nanti tak bikin episode jalan – jalan baru di kota gudeg dah insyaAllah.

Lama tak berjumpa saya mau sharing sebuah tempat yang tak kalah eksotis di Lombok. Kali ini saya terbang ke daerah Lombok barat lebih tepatnya di kecamatan Sekotong dekat dengan pelabuhan Lembar.

Kurang lebih 20 menit dari daerah pelabuhan kita sampai di sebuah tempat penyebrangan beberapa gili di kawasan Lombok Barat ini. Ada 4 Gili di sini yaitu GITA NADA (Gili Tangkong, Gili Nanggu, dan Gili Sudak) selain itu ada gili yang lebih kecil lagi tak sampai 10 menit kita bisa memutarinya dia adalah gili Kedis atau Kedit (Burung dalam bahasa Sasak).

Selain itu kalau kita terus lurus ke barat ada 3 Gili lain yang cukup terkenal seperti Gili Gede, tapi penyebrangannya lewat tempat berbeda dan jarak antara penyebrangan ini ke Gili – gili itu kurang lebih 8 km ke barat.

Dari perjalanan ini matamu akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah. Begitu pula saat naik perahu ke Gili Nanggu. Cukup sediakan 250-600 ribu untuk menyebrang. Salah satu tips agar mengurangi biaya yaitu bawalah kawan kalian sebanyak – banyaknya. Juli 2015 belum ada tarif khusus untuk nyebrang, jadi pintar – pintarlah menawar harga dan bonus. Untungnya kami kemarin dengan 250K  bisa menyebrang ke 2 gili yang ada. Biasanya akan ditawari 300K ke 2 gili.

Tujuan utama kami adalah Gili Nanggu. Saat naik perahu kamu tahu, tidak jauh dari bibir pantai keindahan biota lautnya sudah terlihat. Mulai dari si Bulu Babi sampai sahabat Sponge Bob, Patrick alias si bintang laut. Si Bulu babi berhasil menusuk kaki saya, tapi beruntungnya saya  racunnya tidak menjalar ke kaki sehingga menyebabkan kaki bengkak dan bisa saja liburan kali ini akan dibatalkan. Mungkin bulu babi nya sebelum menyuntikan racunnya  duluan tewas karena diinjak?? *Tak tahu lha, yang terpenting liburan berlanjut, alhamdulillah.

Karena musim liburan, Gili Nanggu penuh dengan orang – orang. Tapi biasanya mereka hanya berfokus pada satu tempat saja. Sedangkan kami? Tidak akan lengkap kalau tidak mengitari tiap sudutnya.

Ini dia salah satu syurganya dunia. Saat tiba, kita akan melihat beberapa Bungalow khas Lombok di tepi pantai dan banyak pohon cemara yang membuat suasana teduh. Jangan tanya soal kejernihan airnya nya, top markotop dah, terus banyak ganggang laut yang bisa dimakan dibibir pantai dan sekitar karang.

Selain itu di tepi pantai juga banyak sekali mr Crab dan keluarganya berjemur, ada Tripang juga lho yang menandakan kalau air di sini masih bersih. Selain itu saya menemukan beberapa kerang laut yang bisa di makan dipinggir batu. Tapi untuk menjaga ekosistem lebih baik kita biarkan saja.

Di sebelah selatan pantai juga bagus untuk jalan – jalan dan berpose. Pasir pantainya yang halus dan tentu saja putih menambah keindahan Gili. 

Nah ini spot yang paling bagus di Nanggu, yakni di sebelah barat banyak sekali batu – batu eksotis seperti di photo dalam postingan ini.

Keren bukan? Di sebelah utara juga tak kalah bagus. Mengingatkan pada pantai Semeti di Lombok Tengah. Ada batu – batu sebagai pembatas pantai, tapi ini jaraknya cukup lebar sehingga mungkin bagi yang ingin bermain voli air bisa memanfaatkan lahan ini. Mungkin 10 lapangan voli bisa muat di sini.


Indah bukan? Saya saja ingin sekali kesana lagi. Panorama yang indah. Ini beberapa spot dari Gili Nanggu.

“Gili Nanggu ini seperti bayi yang bersih menurut saya. How? Bayi itu awalnya tidak mengerti apa itu perselisihan, rasa iri, dan hal lain yang mengotori hati. Kita yang sudah dewasalah mengajarkan demikian secara tak langsung pada mereka. Oleh sebab itu kalau mau anak kita baik, maka baikkan diri kita.” Kalau mau tempat ini terjaga, maka jagalah diri kita agar tidak melakukan hal yang merusaknya.

Beberapa Koleksi Photo lain yang memperlihatkan kecantikan Gili Nanggu:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Coming Soon #2

MaternityShoot #2 Menjadi seorang ibu itu memang tidak pernah main – main. Perlu pemikiran yang luas, perlu kelapangan hati dan ...